Cara mengembalikan file yang hilang / terhiden oleh virus di flashdisk

11:56:00 AM

Panik ketika file-file kita hilang setelah dicolokkin ke laptop temen? Haruskah di format?
Begitulah kasus yang beberapa kali sering terjadi bagi yang suka menyimpan filenya di falsh disk. Beberapa resiko mungkin terjadi kalau kita cenderung menyimpan file kita di flash disk. Kami tidak merekomendasikan Anda untuk hanya menyimpan file penting Anda di flashdisk. Bayangkan jika file penting Anda seperti skripsi, thesis Anda yang sudah selesai tiba-tiba harus hilang atau rusak. Bisa rusak filenya, hilang filenya, atau malah hilang flashdisknya.
Untuk itu kami merekomendasikan bagi Anda alternatif berikut ini :

  1. Simpan cadangan di komputer rumah kalo tidak ada simpan di laptop.
  2. Simpan di pentimpanan awan ( cloud) yang banyak sekali jasa penyimpanan awan yang gratis seperti Google Drive, Dropbox, dan lain-lain.
Beberapa keuntungan penyimpanan awan ini adalah :
  1. Jika file di komputer, laptop atau flasdisk hilang atau rusak oleh virus, atau mungkin malah hilang karena jatuh dicuri orang dsb, maka file masih dapat diakses lewat penyimpanan awan tersebut.
  2. File penyimpanan awan ini bahkan dapat kita akses lewat hp android, tablet, Iphone, Ipad dsb.
  3. Jika kita hendak berbagi file bisa langsung kita kirim lewat perangkat Gadget kita tanpa harus buka laptop/komputer.
Itu adalah beberapa tips dan trik mengindari kasus fatal hilang file ini. Namun bila sudah terjadi? Tenang masalah ini dapat diatasi dengan syarat. Syaratnya ada dua. Pertama flashdisk tersebut jangan sampai di format, karena sebenarnya file itu tidaklah hilang namun hanya disembunyikan oleh virus saja. Namun jika sudah di format maka akan susah mengembalikannya. Syarat kedua adalah siapkan komputer yang bebas dari virus. Berikut cara mengembalikan file yang hilang tersebut :
  1. Buka file Explorer
  2. Buka Drive letak Flashdisk itu berada, biasanya kosong tak ada filenya sama sekali, atau ada sebagian saja, padahal file yang kita punya sangat banyak di flashdisk tersebut.
  3. Perhatikan Drive apa yang ada flashdisk tersebut apakah H, F G atau lainnya.
  4. Coba pada drive tersebut kita klik kanan properties. Jika terlihat ada warna biru, maka sebenarnya file-file kita masih ada. Hanya disembunyikan oleh virus. Namun jika ternyata warna biru tidak ada, atau yang ada hanya warna merah semua. Maka flashdisk tersebut sudah terformat. Mengembalikan file pada flashdisk yang terformat lebih rumit, walaupun masih bisa.
  5. ketik cmd lalu enter
  6. ketikan drive letak flashdisk tersebut plus ":" contoh C:\User\ ....>H: jika flashdisk tersebut terletak di drive H (sesuaikan dengan yang ada di komputer Anda) kemudian tekan Enter.
  7. Ketikkan attrib *.* -s -h /s /d lalu ketik Eneter
  8. Jika benar yang Anda ketikkan maka kursor akan berkedip-kedip makin banyak file yang tersimpan makin lama berkedipnya. Tunggu sampai proses berjalan sampai selesai. Jika muncul pesan maka ada beberapa karakter yang salah ketik.
  9. Jika proses sudah selesai maka drive H akan muncul kembali.
Selesai proses. Selamat file Anda akan kembali. Biasanya diletakkan pada folder tak bernama.
Demikian share pengalaman, semoga bisa bermanfaat.
PERHATIAN :

( MOHON CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA ADA YANG MAU COPAST )


Anda berpikir artikel kami bermanfaat ?

  • Dukung dengan mengklik tombol suka (FB Like) di bawah ini.
  • Bagikan artikel ini dengan mengklik tombol share dibawah ini.
  • Tinggalkan komentar anda, agar kami bersemangat membagikan info baru.

Mungkin Anda Suka Juga

0 comments

Terimakasih sudah berkunjung di Blog Matematika Online.

Galeri Foto